Analisis Penyelesaian Soal Cerita Bangun Datar Melalui Pendekatan Polya Aspek Memahami

Main Article Content

Rinda Azmi Saputri

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis soal cerita bangun datar melalui pendekatan Polya aspek memahami. Subjek penelitian ini tiga orang siswa kelas VIIIB di SMP Islam Hasanuddin yang diambil berdasarkan tingkat kemampuan matematikanya tinggi, rendah, dan sedang atas saran dari guru yang mana komunikasi siswa tersebut baik. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kualitatif, adapun jenis penelitian ini yaitu deskriptif. Analisis data yang digunakan adalah analisis dokumen dan transkrip wawancara. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan kemampuan rendah, masih belum dapat memikirkan makna permasalahan dan memahami permasalahan sebelum mencoba menyelesaikan dari ketiga soal cerita. Siswa dengan kemampuan sedang, masih belum dapat memikirkan makna permasalahan dan memahami permasalahan sebelum mencoba menyelesaikan soal no.3, serta masih kurang jeli menafsirkan yang diketahui dari gambar yang dibuatnya. Siswa dengan kemampuan tinggi, masih belum dapat memikirkan makna permasalahan dan memahami permasalahan sebelum mencoba menyelesaikan soal no.2.

Article Details

How to Cite
SAPUTRI, Rinda Azmi. Analisis Penyelesaian Soal Cerita Bangun Datar Melalui Pendekatan Polya Aspek Memahami. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 3, n. 1, p. [401-412], feb. 2020. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/1177>. Date accessed: 28 oct. 2020.
Section
Mathematics Education

References

[1] Rudtin, N. A. (2013). Penerapan langkah Polya dalam model problem based instruction untuk meningkatkan kemampuan siswa menyelesaikan soal cerita persegi panjang. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(1).
[2] Fatmawati, H., Mardiyana, & Triyanto. (2014). Analisis berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan polya pada pokok bahasan persamaan kuadrat. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 2(9).
[3] Ozerem, A. (2012). Misconceptions in geometry and suggested solutions for seventh grade students. International Journal of New Trends in Arts, Sports & Science Education, 1(4).
[4] Herlambang. (2013). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII-A SMP negeri 1 Kepahiang tentang bangun datar ditinjau dari teori van hiele. Tesis Program Studi Pascasarjana (S2) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Bengkulu.
[5] Sukayasa. (2009). Penalaran dan pemecahan masalah dalam pembelajaran geometri. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta.
[6] Ifanali. (2013). Penerapan langkah-langkah polya untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah soal cerita pecahan pada siswa kelas VII SMP negeri 13 Palu. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(2).
[7] Roskawati, Ikhsan, M., & Juandi, D. (2015). Analisis penguasaan siswa sekolah menengah atas pada materi geometri. Jurnal Didaktik Matematika, 1(2).
[8] Musriniyatik, A. S & Sutanto, H. (2014). Pembelajaran melalui metode penemuan terbimbing untuk memahamkan siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Lamongan pada Materi Lingkaran. Prosiding Seminar Nasional TEQIP (Teachers Quality Improvement Program) dengan tema “Membangun Karakter Bangsa melalui Pembelajaran Bermakna TEQIP. Universitas Negeri Malang.
[9] Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.
[10] In'am, A. (2015). Menguak Penyelesaian Masalah Matematika.Malang: AM Publishing.
[11] Laily, I. F. (2014). Hubungan kemampuan membaca pemahaman dengan kemampuan memahami soal cerita matematika sekolah dasar. Eduma 3(1).
[12] Juniari, N. M., Mohidin,A.D., & Usman, K. (2013). Deskripsi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada pokok bahasan luas permukaan dan volume kubus dan balok. Kim Fakultas Matematika dan Ipa 1(1).
[13] Purwanto, M. & Suroto. (2014). Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika bentuk soal cerita pada pokok bahasan peluang SMA thribakti tanggulangin kelas XII IPS. Jurnal Pendidikan atematika STKIP PGRI Sidoarjo, 2(1).
[14] Alfiyah. (2011). Meningkatkan hasil belajar soal cerita materi segiempat melalui penerapan teknik analisis kesalahan Newman bagi siswa kelas 7 SMPN 1 Sukodono Lumajang (RSBI). Tesis: Universitas Negeri Malang, Program Studi Pendidikan Matematika.
[15] Muchyidin, A. & Kartika, I. (2014). Perbandingan pemahaman matematika siswa antara kelas yang menggunakan metode student facilitator and explaining dengan metode peer teaching pokok bahasan bangun ruang sisi datar. Eduma 3(2).
[16] Fitriani, K. & Maulana. (2016). Meningkatkan kemampuan pemahaman dan pemecahan masalah matematis siswa SD kelas V melalui pendekatan matematika realistik. Mimbar Sekolah Dasar 3(1).