Etnomatematika Pasuruan: Eksplorasi Geometri Untuk Sekolah Dasar pada Motif Batik Pasedahan Suropati

Main Article Content

Bakhrul Ulum Mega Teguh Budiarto Rooselyna Ekawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan etnomatematika yang ada pada masyarakat Kota Pasuruan yang dilihat dari konsep geometri untuk sekolah dasar yang terdapat pada motif batik Pasedahan Suropati, makna filosofis yang terkandung di dalamnya, serta alternatif penggunaannya dalam pembelajaran geometri di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang mana teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara studi kepustakaan, observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengumpulan data penelitian diperoleh 6 jenis motif batik Pasedahan Suropati yang ada di Kota Pasuruan, yaitu motif Daun Suruh, motf Burung Podang, motif Gedung Harmoni, motif Tembikar, motif Burung Phoenix, dan motif Mangrove. Secara filosofis batik Pasedahan Suropati memiliki makna bahwa Untung Suropati adalah orang yang sangat bijaksana, jadinya orang yang memakai batik Pasedahan Suropati diharapkan memiliki sifat bijaksana laksana Untung Suropati. Konsep geometri untuk sekolah dasar yang ada pada motif batik Pasedahan Suropati adalah konsep titik, garis lurus, garis lengkung, garis zig-zag, garis tinggi, garis sejajar, sudut, segitiga, persegipanjang, oval, dan simetri lipat. Dengan demiian, motif batik Pasedahan Suropati yang memiliki konsep geometri untuk sekolah dasar, tentunya dapat digunakan dalam pembelejaran geometri seperti pada pengenalan garis, pengenalan sudut, dan pengenalan bangun datar sederhana.

Article Details

How to Cite
ULUM, Bakhrul; BUDIARTO, Mega Teguh; EKAWATI, Rooselyna. Etnomatematika Pasuruan: Eksplorasi Geometri Untuk Sekolah Dasar pada Motif Batik Pasedahan Suropati. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 1, n. 1, p. 70-78, july 2017. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/40>. Date accessed: 21 may 2024.
Section
Mathematics Education

References

[1] Budiarto, Mega Teguh; Junaidi, Lalu Alwan; dan Hartono, Sugi. (2015). Ethnomathematics Sasak: Geometry Concepts In Community Life Banyumulek West Lombok. Paper of ICME in Semarang of State University at 2015, September 5.
[2] Budiarto, Mega Teguh. (2016). Peran Matematika dan Pembelajarannya Dalam Mengembangkan Kearifan Budaya Lokal Mendukung Pendidikan Karakter Bangsa. Prosiding Seminar Nasional 2016 Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Madura, Madura. Hal. 1-11.
[3] Fitroh, Wahyu dan Hikmawati, Nurul. 2015. Identifikasi Pembelajaran Matematika Dalam Tradisi Melemang di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan UMS 2015. Surakata, Hal. 334-344.
[4] Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2016. Buku Siswa SD/MI Kelas IV Tema 1: Indahnya Kebersamaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
[5] Lipka, Jerry dan Andrew-Irkhe, Dora. (2009). Ethnomathematics Applied to Classroom in Alaska: Math in a Cultural Context. Paper at the NASGEM Ethnomathematics SIG at the 2009 Annual Meeting NCSM. p. 8-10.
[6] Spradley, James P. (1997). Metode Etnografi. (Misbah Zulfah Elizabeth, penerjemah). Yogyakarta: PT. Tiara Wacana Yogya.
[7] Walle, John A. Van De. 2008. Matematika Sekolah Dasar dan Menengah Jilid 1 Edisi Keenam. (Suyono, penerjemah). Jakarta: Erlangga.
[8] Wibowo, Agus dan Gunawan. 2015. Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah: Konsep, Strategi, dan Implementasi. Yogyakarta; Pustaka Pelajar.
[9] Wulandari, Ari. (2011). Batik Nusantara: Makna Filosofis, Cara Pembuatan dan Industri Batik. Yogyakarta: CV. Andi Offset (Andi).