Pengkajian Kesalahan Penalaran Analogi Siswa Pra-Kuliah dalam Memecahkan Masalah Berdasarkan Komponen Penalaran Analogi

Main Article Content

I Gede Beni Manuaba Akbar Sutawidjaja Hery Susanto

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika dapat meningkat apabila siswa melakukan penalaran analogi dengan benar. Penalaran analogi terdiri dari empat komponen proses yaitu 1. identifikasi masalah sumber, 2. pemahaman struktur masalah sumber, 3. identifikasi kesesuaian struktural antara masalah target dengan masalah sumber, dan 4. adaptasi struktur masalah sumber untuk pemecahan masalah target. Kesalahan penalaran analogi banyak terjadi pada komponen kedua, ketiga dan keempat. Pada komponen kedua, siswa tidak dapat menentukan struktur masalah sumber dengan benar. Pada komponen ketiga, siswa tidak dapat menemukan kesesuaian antara struktur masalah sumber dengan struktur masalah target dan hanya fokus pada kemiripan permukaan (surface similarity) antara masalah sumber dengan masalah target. Pada komponen keempat, siswa melakukan kesalahan karena menggunakan kemiripan permukaan (surface similarity) untuk memecahkan masalah target.

Article Details

How to Cite
MANUABA, I Gede Beni; SUTAWIDJAJA, Akbar; SUSANTO, Hery. Pengkajian Kesalahan Penalaran Analogi Siswa Pra-Kuliah dalam Memecahkan Masalah Berdasarkan Komponen Penalaran Analogi. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 1, n. 1, p. 278-287, july 2017. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/87>. Date accessed: 06 aug. 2020.
Section
Mathematics Education

References

[1] Amir-Mofidi S, Amiripour P, Bijan-Zadeh MH. Instruction of Mathematical Concepts through Analogical Reasoning Skills. Indian Journal of Science and Technology [Internet]. 2012 Jun [cited 2014 Des 22];5(6):2916-2922. Available from: http://www.indjst.org/index.php/indjst/article/viewFile/30485/26413.
[2] Bell FH. Teaching And Learning Mathematics (In Secondary Schools). Iowa: Wm. C. Brown Company Publishers; 1981. 311 p.
[3] Copi IM. Introduction to Logic (Eighth Edition). New York: Macmillan; 1990. 4 p.
[4] English LD. Reasoning by Analogy in Constructing Mathematical Ideas. [Internet]. 1993 [cited 14 Des 22]; 7-12. Available from: http://files.eric.ed.gov/fulltext/ED370766.pdf.
[5] English LD. editor. Mathematical and Analogical Reasoning of Young Learners. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates; 2004. 7-8 p.
[6] Hudojo H. Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: Universitas Negeri Malang; 2005. 125-126 p.
[7] Keraf G. Argumentasi dan Narasi: Komposisi Lanjutan III. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2007. 5 p.
[8] Kusumawinahyu WM. Catatan Kuliah Fungsi Kompleks. Malang: Program Studi Matematika Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya; 2014. 2 p.
[9] Markovits H, Doyon C. Using Analogy to Improve Abstract Conditional Reasoning in Adolescents: Not as Easy as It Looks. European Journal of Psychology of Education [Internet]. 2010 Des [cited 2014 Des 22];26(3):355-372. Available from: http://www.researchgate.net/profile/Henry_Markovits/publication/225757952_Using_analogy_to_improve_abstract_conditional_reasoning_in_adolescents_not_as_easy_as_it_looks/links/0c960534fcd67dc61b000000.pdf.
[10] Musser GL, Burger WF, Peterson BE. Mathematics for Elementary Teachers: A Contemporary Approach (Eighth Edition). New Jersey: John Wiley & Son; 2008. 3 p.
[11] Pang WA, Dindyal J. Analogical Reasoning Errors in Mathematics at Junior College Level. In: R Hunter, B Bicknell, T Burgess, editors. Crossing Divides: Proceedings of The 32nd Annual Conference of The Mathematics Education Research Group of Australasia [Internet]. Palmerston North: Merga; 2009 [cited 14 Des 22]. Available from: https://www.merga.net.au/documents/Pang_RP09.pdf.
[12] Polya G. How to Solve It (Second Edition). Princeton: Princeton University Press; 1973. 43 p.
[13] Purcell EJ, Varberg D. Kalkulus dan Geometri Analitis (Jilid 1). Terjemahan IN Susila, B Kartasasmita, Rawuh. Jakarta: Erlangga; 1999. 3-4 p.
[14] Purcell EJ, Varberg D, Rigdon SE. Calculus with Differential Equations (Ninth Edition). New Jersey: Prentice-Hall; 2006. 35 p, 108 p, 238 p, 282-284 p, 332 p, 342 p.
[15] Subanji. Teori Berpikir Pseudo Penalaran Kovariasional. Malang: Universitas Negeri Malang; 2011. 5 p, 15 p.
[16] Sumarmo U. Pendidikan Karakter dan Pengembangan Berpikir dan Disposisi Matematika dalam Pembelajaran Matematika. Seminar Pendidikan Matematika di NTT [Internet]. 2012 Feb [cited 14 Des 22]; 1-26. Available from: http://utari-sumarmo.dosen.stkipsiliwangi.ac.id/files/2015/09/Makalah-Univ-di-NTT-Februari-2012.pdf.