Pertumbuhan Arsitektur Sistem Informasi Berdasarkan Arsitektur Bisnis

Main Article Content

Mokhamad Alrizaldo Rajabiantoro Muhammad Ainul Yaqin, M. Kom Masfu'ul Aji Eka Putra Abdurrahman Naufal

Abstract

Arsitektur sistem informasi semakin tumbuh dari waktu ke waktu. Pertumbuhan  arsitektur sistem informasi seiring dengan tumbuhnya arsitektur bisnis di dalam organisasi. Semakin besar kompleksitas arsitektur bisnis, maka semakin  besar kompleksitas arsitektur sistem informasi yang dijalankannya. Pada penelitian ini penulis menggunakan studi kasus pertumbuhan toko klontong  hingga menjadi supermarket. Tujuan dari paper ini yakni menentukan pertumbuhan arsitektur sistem informasi berdasarkan arsitektur bisnis. Pada penelitian ini arsitektur bisnis sebagai variable bebas sedangkan kompleksitas arsitektur sistem informasi sebagai variable terikat. Paper ini menggunakan metode Goal Question Metrics untuk identifikasi metrik kompleksitas arsitektur sistem informasinya. Langkah berikutnya merepresentasikan tiap levelnya dalam bentuk tabel kompleksitas hubungan  dari arsitektur sistem informasi berdasarkan arsitektur bisnis. Dan langkah terakhir yakni menggunakan metode regresi yang bertujuan untuk mencari formulasi pertumbuhan. Metode terbaik dari analisis ditemukan bahwa metode paling akurat yakni regresi polinomial orde 3 Pada pertumbuhan arsitektur sistem informasi yang dipengaruhi oleh arsitektur bisnis diperoleh nilai R² sebesar 97,55%.

Article Details

How to Cite
RAJABIANTORO, Mokhamad Alrizaldo et al. Pertumbuhan Arsitektur Sistem Informasi Berdasarkan Arsitektur Bisnis. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 3, n. 1, p. [109-115], feb. 2020. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/921>. Date accessed: 07 apr. 2020.
Section
Mathematics

References

[1] J. L. Whitten, L. D. Bentley, and K. C. Dittman, Systems Analysis and Design Methods 5e. McGraw-Hill Higher Education, 2000.'Campo P, Dunn JR, editors. Rethinking social epidemiology: towards a science of change. Dordrecht: Springer; 2012. 348 p.
[2] I. Supriyana, “Perencanaan Model Arsitektur Bisnis, Arsitektur Sistem Informasi, dan Arsitektur Teknologi Informasi Dengan Menggunakan TOGAF: Studi Kasus BAKOSURTANAL,” J. Generic, vol. 5, no. 1, 2013.
[3] M. L. Abbott and M. T. Fisher, The art of scalability: Scalable web architecture, processes, and organizations for the modern enterprise. Pearson Education, 2009.
[4] R. Van Solingen, V. Basili, G. Caldiera, and H. D. Rombach, “Goal question metric (gqm) approach,” Encycl. Softw. Eng., 2002.
[5] N. Fenton and J. Bieman, Software metrics: a rigorous and practical approach. CRC press, 2014.
[6] M. A. Yaqin, R. Sarno, and A. C. Fauzan, “Scalability measurement of business process model using business processes similarity and complexity,” in 2017 4th International Conference on Electrical Engineering, Computer Science and Informatics (EECSI), 2017, pp. 1–7.
[7] T. Sutabri, Analisis sistem informasi. Penerbit Andi, 2012.
[8] T Idrus, M. A. Yaqin, L. Qomariah, R. N. A. Putri, “Metrik Kompleksitas Desain Database Relasional” in Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), 2019, vol. 3
[9] K. A. Alemerien, “Metrics and Tools to Guide Design of Graphical User Interfaces,” North Dakota State University, 2014.
[10] A. Adewumi, S. Misra, and N. Ikhu-Omoregbe, “Complexity metrics for cascading style sheets,” in International Conference on Computational Science and Its Applications, 2012, pp. 248–257.
[11] M. K. Donyaee, “Towards an integrated model for specifying and measuring quality in use,” Concordia University, 2001.
[12] M. A. Yaqin, M. Majid, F. F. Fradana, and M. R. Mustofa, “Pertumbuhan Model Proses Bisnis Pada Permainan Hay Day Menggunakan Metode Regresi,” Pros. SENIATI, vol. 5, no. 3, pp. 42–49, 2019.