Model Matematika Konsentrasi Parasetamol dalam Plasma pada Pemberian Oral Dosis Tunggal dan Dosis Ganda

Main Article Content

Viska Trisyanti M. Yusuf Fajar Icih Sukarsih

Abstract

Pemodelan konsentrasi obat dalam plasma menjadi salah satu cara pemantauan konsentrasi obat secara matematis. Pemantauan konsentrasi obat ini dilakukan untuk memastikan bahwa obat yang masuk ke dalam tubuh telah memberikan kadar yang diperlukan untuk efek pengobatan. Parasetamol adalah obat yang digunakan untuk meringankan atau menghilangkan nyeri dan menurunkan demam. Model matematika yang digunakan pada penelitian ini adalah model kompartemen satu terbuka, menggunakan persamaan diferensial linier orde satu. Model matematika konsentrasi parasetamol dalam plasma dengan pemberian oral dosis tunggal dipengaruhi oleh laju absorpsi dan eliminasi obat. Pada dosis ganda dipengaruhi oleh laju absorpsi, laju eliminasi, jumlah dosis dan interval waktu pemberian obat. Tetapan laju absorpsi dan volume distribusi dipengaruhi oleh perubahan fisiologi individu. Sehingga, model matematika konsentrasi parasetamol dengan dosis tunggal dan ganda yang diperoleh tidak berlaku secara umum untuk semua individu.

Article Details

How to Cite
TRISYANTI, Viska; FAJAR, M. Yusuf; SUKARSIH, Icih. Model Matematika Konsentrasi Parasetamol dalam Plasma pada Pemberian Oral Dosis Tunggal dan Dosis Ganda. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 3, n. 1, p. [198-205], feb. 2020. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/939>. Date accessed: 07 apr. 2020.
Section
Mathematics

References

[1] L. Shargel, S. Wu-Pong and A. B. Yu, Biofarmasetika dan Farmakokinetika Terapan, Kelima ed., Surabaya: Universitas Airlangga, 2012.
[2] Y. Ai, G. Gunawan and I. Sukarsih, "Simulasi Kestabilan Model Predator Prey Tipe Holling II dengan Faktor Pemanenan," Prosiding Matematika, p. 31, 2016.
[3] A. D. Mirakel, "Pengaruh Pemberian Air Berkarbonasi Terhadap Profil Farmakokinetika Parasetamol pada Tikus Putih Jantan," Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2007.
[4] E. Cahyono, Pemodelan Metematika, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.
[5] L. Shargel and A. B. YU, Biofarmasetika dan Farmakokinetika Terapan, Kedua ed., Surabaya: Airlangga, 2005.
[6] K. Persamaan Diferensial Biasa: Model Matematika Fenomena Perubahan, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012.
[7] I. P. S. Arum, D. H. Effendi and S. Hamdani, "Pengembangan Metode Analisis Parasetamol dalam Daging Bebek Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi," Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba, p. 38, 2015.
[8] V. Indriyani, "Perbandingan Bioavailabilitas antara Tablet Biogesic dan Tablet Pamol dengan Tablet Parasetamol Generik pada Kelinci Putih Jantan," Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2007.
[9] T. V. D. Saputro, "Model Matematika Distribusi Obat Pada Penyakit Infeksi Saluran Kemih," Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2017.
[10] J. Kolawole, P. Chuhwak and S. Okeniyi, "Chronopharmacokinetics of Acetaminophen in Healthy Human Volunteers," European Journal of Drug Metabolism and Pharmacokinetics, vol. 27, pp. 199-202, 2002.