Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Matematika

Main Article Content

Nur Anita Ana Rahmawati Tafsillatul Mufida Asriningsih

Abstract

Mendeskripsikan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tingkat kecemasan matematika pada siswa di  MAU Darul Ulum Jombang merupakan tujuan utama penelitian ini. Subjek yang terpilih ada 3, yaitu  subjek kategori tingkat kecemasan matematika sangat tinggi (TKST),  subjek kategori tingkat kecemasan tinggi (TKT), dan  subjek kategori tingkat kecemasan sedang (TKS). Metode angket, tes, wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data.


Dari penelitian ini didapatkan hasil: Pada tahap memahami masalah TKS dan TKT menjelaskan informasi/data apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dengan jelas dan dapat menggambarkan sketsa dengan benar, sedangkan subjek TKST tidak menuliskan informasi/data apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dan sketsanya kurang tepat. Pada tahap merencanakan, ketiga subjek mempunyai rencana dalam rangka menyelesaikan soal tetapi dalam penggunaan rencana subjek TKST kurang baik. Pada tahap melakukan rencana, subjek TKS dan TKT menyelesaikan soal memakai rencana yang telah direncanakan sebelumnya, sedangkan subjek TKST kurang sistematis dalam melakukan rencana yang telah direncanakan. Pada tahap memeriksa kembali pemecahan, subjek TKS dan TKT memeriksa kembali jawabannya mulai dari gambar sketsa, rumus yang digunakan serta operasi perhitungan yang telah dikerjakan sehingga jawaban subjek benar dan sebaliknya subjek TKST tidak memeriksa kembali sehingga jawabannya salah.

Article Details

How to Cite
ANITA, Nur; RAHMAWATI, Ana; ASRININGSIH, Tafsillatul Mufida. Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Matematika. Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami), [S.l.], v. 3, n. 1, p. [206-211], feb. 2020. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/SIMANIS/article/view/940>. Date accessed: 09 aug. 2020.
Section
Mathematics

References

[1] Kemdikbud. (2013). Permendikbud No. 64 Tahun 2013 tentangStandar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemdikbud.
[2] Cahyani, H., &Setyawati, R. W. (2016). Pentingnya Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah melalui PBL untuk Mempersiapkan Generasi Unggul Menghadapi MEA. Semarang: Prosiding Seminar Nasional Matematika X Universitas Negeri Semarang 2016.
[3] OECD. (2013). PISA 2012 Results in Focus: What 15year-olds know and what they can do with what they know. New York: Columbia University
[4] Dzulfikar, Ahmad. (2013). Studi litertur pembeljaran kooperatif dalam mengatasikecemasan matematika den mengembangkan self efficacy matematis siswa. Bandung : UPI
[5] Maloney & Beilock. (2012). Math Kecemasan: Who has it, Why it Develops, and How to Guard Against It. Trends in Cognitive Science Vol.16 No. 8. http://hpl.uchicago.edu/Publications/TiCS%20Final_Maloney&Beilock_2012.pdf diakses 10 November 2018
[6] Sakarti, H. 2018. HubunganKecemasan dan Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 7(1), 28-41.
[7] Anita, I.W. (2014). Pengaruh Kecemasan Matematika (Mathemathics Anxiety) terhadap Kemampuan Koneksi Matematis siswa SMP. Jurnal Ilmiah STKIP Siliwangi. 3(1):125-132.
[8] Aunurrofiq, M., & Junaedi, I. (2017). Kecemasan Matematik Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Pemecahan Masalah. UJMER, 6(2), 157-166.
[9] Daneshamooz, S., H Alamolhodaei, dan S, Darvishian. (2012). Eprimental research About Effect of Mathematics Anxiety, working Memory capacity on students Mathematical Performance wiith Three Different Types of Learning Methods. Journal of Science and Technology 2(4): 313-321
[10] Rusdiani, Silvinia. (2017). Pengaruh Kecemasan Matematika Terhadap Kemampuan Pemecahan masalah Matematika Siswa. Jombang: UNIPDU
[11] Satriyani. (2016). Pengaruh Kecemasan Matematika (Mathematics Anxienty) dan Gender Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Skripsi UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta: Tidak diterbitkan.
[12] Ganley, C. M. & Lubienski, S. T. (2016). Mathematics confidence, interest, and performance: Examining gender patterns and reciprocal relations. Learning and Individual Differences, 47, hlm. 182-193
[13] Arpin, H. (2015). Pengaruh Tingkat Kecemasan Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X. Artikel penelitian, program studi Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika dan IPA Universitas Tanjungpura. Pontianak : Untan.
[14] Andrian, D. (2017). Mengelola Kecemasan Siswa Dalam Matematika. Unimed: Medan.
[15] Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.