Internalisasi Nilai Tasawuf Al-Ghazali di Pondok Pesantren: Determinasi Makna di Era Disruptif 4.0

Main Article Content

Taufikurrahman Taufikurrahman Fitri Hidayati Dina Mardiana

Abstract

Internalisasi nilai tasawuf yang diberikan melalui pendidikan Islam sejatinya merupakan solusi dalam mengembangkan spiritualitas manusia menuju fitrahnya mencapai derajat Insan Kamil. Riset ini mengkaji secara kritis konstruksi epistemologi pendidikan Islam tersebut, melalui perspektif tasawuf yang dicetuskan Imam al-Ghazali, dan telah dilakukan oleh Ma’had TMI pondok pesantren Al-Amien Prenduan dan pondok pesantren At-Taroqqi Sampang. Uniknya, melalui konsep tersebut, tasawuf klasik imam Al-Ghazali yang memadukan syari’at, hakikat dan corak akhlaqi dengan mengkomparasikan antara ilmu tauhid, fiqh dan tasawuf mampu dikemas dengan sangat relevan, di tengah dinamisnya era Industri 4.0 dewasa ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus dengan lokus multikasus. Kesimpulan riset ini menyatakan bahwa: Pertama, nilai tasawuf Al-Ghazali yang diajarkan di TMI pondok pesantren Al-Amien Prenduan dan pondok pesantren At-Taroqqi Sampang, antara lain: Tazkiyatun Nafs, Mujahadah,Ridhoh,Uzlah dan Zuhud. Kedua proses penanaman nilai tasawuf Al-Ghazali: (1) Tazkiyatun Nafs: Ibadah wajib, sunnah dan ibadah nawafil. (2) Mujahadah: mengikuti seluruh kegiatan dan tata tertib pondok pesantren. (3) Riadhoh: Latihan puasa dan ibadah shalat nawafil. (4) Uzlah: Tadabbur lail, qiyamul lail dan i’tikaf di masjid. (5) Zuhud: Kesederhanaan hidup di pondok pesantren. Ketiga, implikasi penanaman nilai tasawuf Al-Ghazali terhadap ibadah, perilaku dan sosial di TMI pondok pesantren Al-Amien Prenduan dan pondok pesantren At-Taroqqi Sampang ialah: terciptanya ketentraman, kebahagiaan dan kesadaran dalam menjalankan ibadah; berkembangnya akhlaq al-karimah santri kepada orang tua, kyai, ustad dan teman; serta lahirnya kesalehan sosial dan ukhuwah islamiyah di tengah perkembangan masyarakat era 4.0. Hal ini sesuai dengan nilai kepesantrenan (keikhlasan, kesederhanaan, persaudaraan, kemandirian dan kebebasan), sunah-sunah pesantren dan menjunjung tinggi (falsafah al-ilm an nafi’ an nikmah) belajar untuk ibadah

Article Details

How to Cite
TAUFIKURRAHMAN, Taufikurrahman; HIDAYATI, Fitri; MARDIANA, Dina. Internalisasi Nilai Tasawuf Al-Ghazali di Pondok Pesantren: Determinasi Makna di Era Disruptif 4.0. Proceeding International Conference on Islamic Education (ICIED), [S.l.], v. 4, n. 1, p. 266-279, dec. 2019. ISSN 2613-9804. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/1103>. Date accessed: 07 apr. 2020.
Section
Articles