DESKRIPSI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK

Main Article Content

Choirul Anam

Abstract

Penelitian Ini Bertujuan Untuk: (1) Mendeskripsikan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Terhadap Implemetasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran Tematik. (2) Mengetahui cara guru dalam mengingkatkan kemampuan berrfikir kritis siswa dalam rangka sebagai perwujudan implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran tematik di MIN Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis survey. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket berfikir krtis dermin, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisisis data meliputi; reduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil Penelitian Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Terhadap Implementasi Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran Tematik Kelas VI di MIN Bojonegoro yaitu: Kemampuan Berfikir kitis siswa di MIN 1 Bojonegoro adalah 86,00%, Impelmentasi Kurikulum 2013 pada pembeljaran tematik yang dilakukan oleh guru adalah 80%. Sedangkan di MIN 2 Bojonegoro Kemampuan Berfikir Krtisnya adalah 86,00%, Implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran tematik yang dilakukan oleh guru adalah 79%. Pada Pembelajara tematik Kelas VI Di MIN 1 Bojonegor dan MIN 2 Bojonegoro, faktor yang dominann pada kemampuan berfikir kritis siswa di MIN 1 dan MIN 2 Bojonegoro adalah: siswa sangat aktif dikelas, mereka selalu bertanya kepada guru mengenai materi pelajaran yang belum dimengerti dan mereka selalu menjawab pertanyaan ketika guru memberikan pertanyaan kepada siswa pada waktu sesi tanya jawa saat pembeljaran berlangsung dikelas. Yang mendorong siswa untuk berfikir kritis adalah dari guru, melalui metode dan pendekatan yang dilaksanakan guru sehingga siswa menjadi mudah paham dan siswa menjadi aktif berfikir kritis, dan berani mengungkap pednapat kepada temannya yang lain didepan kelas. Upaya guru untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis dengan cara selalu membimbing siswa yang kurang aktif didalam kelas melalui cara dengan selalu menunjuk siswa yang kurang aktif tersebut setiap ada soal dalam pembelajaran tematik. Sehingga siswa tersebut akan terasah pemikirannya untuk berfikir kritis dan sering memberikan soal HOTS Kepada siswa yang lain, agar siswa yang lain tertantang dalam belajar dan timbul pemikiran kritis dari siswa.

Article Details

How to Cite
ANAM, Choirul. DESKRIPSI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN TEMATIK. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), [S.l.], v. 5, n. 1, p. 35 - 39, jan. 2021. ISSN 2613-9804. Available at: <http://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/1224>. Date accessed: 01 mar. 2021.
Section
Articles