Variasi Pohon Fraktal Tiga Cabang Menggunakan L-Systems
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membangkitkan pohon fraktal tiga cabang menggunakan L-Systems dengan variasi berupa parameter ketebalan, panjang, dan sudut percabangan pohon. Pohon fraktal adalah pengembangan bentuk fraktal pohon Pythagoras yang memiliki dua cabang. Dengan variasi parameter ini diharapkan dapat dihasilkan pohon fraktal yang lebih beragam. L-Systems yang digunakan terdiri atas dua jenis, yaitu deterministik dan stokastik. Pohon fraktal yang dibentuk mengikuti aturan produksi dan parameter yang ditentukan. Parameter yang diinputkan harus diperkirakan dan dihitung agar sesuai dengan kondisi riil. Simulasi menunjukkan bahwa, dengan variasi parameter tersebut, pohon fraktal tiga cabang menggunakan L-Systems dapat dikembangkan menggunakan parametric L-Systems dengan hasil yang lebih bervariasi.
References
[2] K. D. Purnomo, “Pembangkitan Segitiga Sierpinski Dengan Transformasi Affine Berbasis Beberapa Benda Geometris”, Prosiding Seminar Nasional Matematika, Universitas Jember, 2014, pp. 365–375.
[3] Y. Romadiastri, “Batik Fraktal: Perkembangan Aplikasi Geometri”, δELT∆, vol. 1, no. 2, pp. 158–164, 2013.
[4] L. D. F. Anggraini, “Geometri Fraktal Dan Transformasi Geometri Sebagai Dasar Pengembangan Motif Batik Sekar Jagad”, Transformasi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, vol. 3, no. 1, pp. 1–14, 2019.
[5] P. G. Ramadhan, K. D. Purnomo, and F. Ubaidillah, “Variasi Pohon Fraktal Menggunakan L-Systems”, Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika, vol. 21, no. 2, p. 77, 2021, doi: 10.19184/mims.v21i2.25697.
[6] K. D. Purnomo, D. Wahyuningtyas, and F. Ubaidillah, “Pembangkitan Pohon Fraktal Tiga Cabang dengan Metode Iterated Function System”, Jurnal ILMU DASAR, vol. 23, no. 1, p. 9, 2022, doi: 10.19184/jid.v23i1.17447.
[7] S. Marlina, Q. Aini, and I. W. Sudiarta, “Pengembangan Motif Batik Sasambo dengan Sistem Lindenmayer”, Eigen Mathematics Journal, vol. 3, no. 2, pp. 118–124, 2020, doi: 10.29303/emj.v3i2.77.
[8] Juhari, “Stochastic L-Systems”, CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Terapan, vol. 3, no. 1, pp. 1–6, 2013.
[9] M. K. Faseha & N. Helmi, “Visualisasi Variasi Motif Songket Sambas Menggunakan Metode L-Systems dan Himpunan Julia”, Bimaster: Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya, vol. 08, no. 4, pp. 1–23, 2016
[10] J. S. Hanan and R. Saskatchewan, Parametric L-Systems and Their Application to the Modelling and Visualization of Plants. Regina: Universitas Regina, 1992.
[11] Rozida, “Variasi Sudut Belok Pada Fraktal i-Fibonacci Word dengan Menggunakan L-Systems”, Skripsi, Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember, 2013.
[12] R. Sholeha, K. D. Purnomo, and A. Riski, “Pengembangan batik fraktal berbasis Koch Snowflake (m, n, c) dan Koch Anti-Snowflake (m, n, c) menggunakan L-System,” Prism. Pros. Semin. Nas. Mat., vol. 3, pp. 147–155, 2020.
[13] V. H. Suny, K. D. Purnomo, and F. Ubaidillah, “Pemanfaatan Metode Iterated Function System (IFS) Pada Pembangkitan Kurva Naga”, Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika, vol. 20, no. 2, p. 89, 2020, doi: 10.19184/mims.v20i2.15780.
[14] D. S. Hadi, Modul Grafika Komputer, November. Bandung: Universitas Padjajaran, 2014.
[15] Kusno, “Geometri Rancang Bangun Studi Tentang Desain dan Pemodelan Benda dengan Kurva dan Permukaan Berbantu Komputer”, Jurusan Matematika Fakultas MIPA, Jember: Universitas Jember, 2017.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
