ANALISIS PSYCHOLOGICAL FIRST AID PADA KASUS KEKERASAN SEKSUAL: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR
Abstract
Menurut data dari kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak pada tahun 2023 kasus kekerasan yang paling banyak adalah kekerasan seksual. Dari 1 januari 2023 sampai dengan saat ini terdapat 22.007 kasus dengan korban laki – laki sebanyak 4.523 dan korban perempuan sebanyak 19.467. Kekerasan seksual merupakan tindakan pemaksaan seksual terhadap seseorang tanpa seizin atau persetujuan orang tersebut. Kekerasan seksual memberikan dampak yang serius terhadap korban, baik dari segi fisik maupun psikis. Oleh karena itu dibutuhkan penanganan segera setelah kejadian untuk meminimalisir dampak jangka panjang. Penanganan pertama yang dapat dilakukan adalah Psychological First Aid. Psychological First Aid merupakan bentuk pendekatan yang digunakan untuk memberikan penanganan pertama kepada korban dengan pengalaman traumatis. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas penerapan Psychological First Aid dalam memberikan dukungan psikologis awal kepada korban kekerasan seksual. Metode penelitian ini menggunakan metode literatur sistematis. Data penelitian dikumpulkan melalui tinjauan jurnal dan artikel terbitan tahun 2013 hingga 2023 yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam membantu korban mengatasi dampak psikologis yang dihasilkan dari kekerasan seksual.