PERAN AYAH PADA ANAK PENYALAHGUNAAN NAPZA
Abstract
Penyalahgunaan napza di Indonesia semakin lama kian merebak. Kondisi ini tidak bisa lepas dari peran Ayah di dalam kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Ayah di dalam kehidupan anak yang melakukan penyalahgunaan napza. Metode: Peneliti menggunakan desain penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi dengan cara menganalisa rekaman hasil pemeriksaan psikologi (HPP) dan SSCT. Hasil: HPP dan SSCT yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari sepuluh subjek. Penelitian ini menemukan adanya beberapa kesamaan peran Ayah di dalam kehidupan seluruh subjek. Seluruh subjek memiliki minimnya keterlibatan Ayah di dalam kehidupan mereka. Sebagian besar subjek mengalami konflik dengan Ayah. Selain itu, terdapat peran Ayah yang lain diantaranya: pelaku KDRT, memiliki latar belakang penyalahgunaan napza, pola asuh, tidak peduli, minim komunikasi, dan terlalu sibuk untuk bekerja.