AKHIR DERITA PEJUANG CINTA MAHASISWA
Abstract
Kebutuhan akan cinta seringkali muncul sebagai respons terhadap perasaan kekurangan atau kekosongan dalam diri individu, yang dapat disebut "D-Love." D-Love mencerminkan perasaan ketidakamanan, kurangnya penghargaan diri, atau perasaan tidak dicintai, mendorong individu mencari cinta dan kasih sayang dari orang lain. Dampak “D-Love” adalah seorang akan termotivasi untuk mencari cinta dan keberadaannya (Maslow,1970). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana dinamika psikologis seorang mahasiswa yang berusaha mendapatkan cinta dan perhatian keluarga dan pacar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara untuk data tambahan terhadap sumber sekunder yaitu kerabat dan teman korban. Analisa data penelitian ini dilakukan dengan menganalisis tema-tema yang sesuai dengan tujuan dari penelitian. Penelitian ini menjelaskan bahwa semasa kecil, korban memiliki pengalaman selalu dibandingkan dengan saudaranya hingga membuat korban merasa seperti tidak mendapatkan kasih sayang dan cinta dari orangtuanya. Selanjutnya, korban mencoba mendapatkan cinta dan perhatian dari pasangannya (pacarnya) dengan memberikan perhatian kepada pacarnya. Namun ia mengalami penghianatan dari pacarnya. Pengalaman itu, membuat korban berputus asa untuk mendapatkan cinta dari orang sekitarnya dan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya