KONSEP DIRI PADA RESIDIVIS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS 1A LOWOKWARU MALANG
Abstract
Konsep diri residivis narkoba adalah 1) Tidak merasa kalau yang dilakukannya merupakan pelanggaran hukum 2) terjadi konflik dengan keluarganya sehingga menyebabkan kelekatan dengan keluarga kurang, 3) lebih nyaman bersama teman-temannya dibandingkan dengan keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk 1) Mendeskripsikan seperti apa konsep diri residivis kasus narkoba. 2) Memetakan aspek dari konsep diri residivis 3) Menganalisis factor apa saja yang mempengaruhi Konsep diri Residivis kasus Narkoba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan datanya adalah melalui wawancara serta observasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa ketiga subjek semuanya mengalami konflik dengan orang tuanya sehingga membuat hubungan mereka dengan orang tua menjadi renggang dan menyebabkan mereka lebih memilih melampiaskan ke pergaulan sehingga malah berakhir terjebak dalam pergaulan yang kurang baik. Setelah dilakukan penelitian, dapat diketahui bahwa ada dua faktor yang sangat mempengaruhi konsep diri residivis narkoba ini yaitu faktor internal dan faktor eksternal yang memiliki pengaruh paling besar pada konsep diri resicdivis narkoba. Faktor internal yaitu kurangnya kelekatan pada anggota keluarga. Sedangkan faktor eksternalnya adalah pengaruh lingkungan dalam hal ini adalah pergaulan dengan teman sepermainan