PTSD PADA ANAK PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana terjadinya gangguan stres pasca trauma (Post Traumatic Stress Disorder) pada anak-anak penyintas kekerasan seksual. Responden penelitian berjumlah tiga orang anak usia 4 – 6 tahun. Data diperoleh secara qualitative methods, yaitu melalui wawancara dan teknik proyektif, serta hasil observasi sebagai data pendukung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) tidak mutlak terdapat pada anak penyintas kekerasan seksual. Dukungan keluarga memainkan peran yang penting. Dukungan sosial terutama dari ibu dapat dipertimbangkan sebagai moderator bagi kemunculan PTSD. Hal ini membutuhkan diskusi lebih lanjut.
Published
2024-08-25
How to Cite
KHUZAIMAH, Ummu.
PTSD PADA ANAK PENYINTAS KEKERASAN SEKSUAL.
TEMU ILMIAH NASIONAL XII ASOSIASI PSIKOLOGI FORENSIK, [S.l.], p. 203-220, aug. 2024.
Available at: <https://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/temilnas/article/view/3042>. Date accessed: 07 feb. 2026.
Section
Articles