Strategi Pendampingan Guru Shadow dalam Membimbing Siswa Tunarungu di Sekolah Inklusi SDN Sumbersari 2 Kota Malang
Main Article Content
Abstract
Studi ini menjelaskan strategi pendampingan guru pendamping dalam membimbing siswa tunarungu di SDN Sumbersari 2 Malang. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendamping menerapkan strategi komunikasi terpadu dengan menggunakan gerakan bibir, tulisan, dan ekspresi wajah untuk mendukung pemahaman siswa. Guru menyesuaikan kecepatan bicara, menggunakan media tertulis, dan melakukan evaluasi sederhana setelah pembelajaran. Tantangan utamanya terletak pada pembelajaran bahasa, sementara ikatan emosional yang kuat antara guru dan siswa terbukti krusial untuk keberhasilan. Strategi-strategi ini mencerminkan praktik pendidikan inklusif yang adaptif dan berpusat pada siswa.
Article Details
References
Andani, F., Windhana, A. P., Putri, Y. G., Mubarakah, W., & Usiwardani, C. H. (2023). Strategi shadow teacher dalam proses pembelajaran pada anak berkebutuhan khusus (tunawicara) di Sekolah Alam Mahira Kota Bengkulu. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 4(2), 246–255.
Bernstein, L. E., Jordan, N., Auer, E. T., & Eberhardt, S. P. (2022). Lipreading: A Review of Its Continuing Importance for Speech Recognition With an Acquired Hearing Loss and Possibilities for Effective Training. American Journal of Audiology, 31(2), 453–469. https://doi.org/10.1044/2021_AJA-21-00112
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability (formerly: Journal of personnel evaluation in education), 21(1), 5–31.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5 ed.). SAGE Publications.
Eun, B. (2019). The zone of proximal development as an overarching concept: A framework for synthesizing Vygotsky’s theories. Educational philosophy and theory, 51(1), 18–30.
Kirk, S. A., Gallagher, J. J., Coleman, M. R., & Anastasiow, N. J. (2015). Educating exceptional children. Cengage Learning Stamford, CT.
Kurniawati, F., de Boer, A. A., Minnaert, A. E. M. G., & Siahaan, F. M. M. (2017). Evaluating the effect of a teacher training programme on the primary teachers’ attitudes, knowledge and teaching strategies regarding special educational needs. Educational Psychology, 37(3), 287–297. https://doi.org/10.1080/01443410.2016.1176125
Marschark, M., Tang, G., & Knoors, H. (Ed.). (2014). Bilingualism and Bilingual Deaf Education. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780199371815.001.0001
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif/Lexy J. Moleong.
Nuriyati, T., Falah, R. A. N., & Aminah, S. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pendidikan Inklusif. Inovasi Pendidikan Nusantara, 6(3).
Pendidikan Inklusif Masih Terbatas: Mendikdasmen Soroti Minimnya Akses untuk Anak Berkebutuhan Khusus. (t.t.). Duta Cendikia. Diambil 29 September 2025, dari https://dutacendikia.id/pendidikan-inklusif-masih-terbatas-mendikdasmen-soroti-minimnya-akses-untuk-anak-berkebutuhan-khusus/
Pujiaty, E. (2024). Strategi pengelolaan pendidikan inklusif untuk meningkatkan aksesibilitas di sekolah dasar. Jurnal Tahsinia, 5(2), 241–252.
Salam, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. CV. Azka Pustaka.
Sander, S. R., & Dilva, A. H. (2025). Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran Musik bagi Peserta Didik Disabilitas Pendengaran di Lingkungan Inklusif. MUSED: Jurnal Pendidikan Musik, 1(2), 68–83.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Sustainable Development Goals Localise SDGs Indonesia. (t.t.). Diambil 29 September 2025, dari https://localisesdgs-indonesia.org/17-sdgs