Patronase Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Studi Kasus Pondok Pesantren Darul Falah Kepanjen, Malang

Main Article Content

Ulfa Maskanah Ika Khaironi Muhammad Ma’aliyal Umur Ahmad Fakk Dominika Muhammad Izul Haq

Abstract

Hubungan antara kiai dan santri kerap digambarkan dalam bingkai patron–client, kiai memiliki otoritas spiritual dan intelektual yang tinggi sementara santri menunjukkan loyalitas penghormatan, dan kepatuhan terhadapnya. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya lembaga konservatif, tetapi juga laboratorium pendidikan karakter yang menumbuhkan manusia berilmu, beradab, dan berkepribadian rahmatan lil ‘alamin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis Milles Huberman dan Saldana. Validitas data dijaga melalui kredibilitas, triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukan, pertama patronase perspektif Kiai diposisikan sebagai amanah etis-religius dan doktrin agama jangka panjang, sementara patronase perspektif santri dimaknai tabarrukan dan khidmah relasi devosional yang menautkan pencarian ilmu dengan horizon transendental. Kedua praktik patronase perspektif pendidikan Islam di pesantren Darul Falah: Barakah, Ta’dzim, Adab. Penelitian ini mengusulkan Patronase di kaji lebih luas melalui perbandingan lokus.

Article Details

How to Cite
MASKANAH, Ulfa et al. Patronase Dalam Perspektif Pendidikan Islam: Studi Kasus Pondok Pesantren Darul Falah Kepanjen, Malang. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), [S.l.], v. 10, n. 1, p. 686-692, dec. 2025. ISSN 2613-9804. Available at: <https://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/3648>. Date accessed: 03 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.18860/icied.v10i1.3648.
Section
Articles

References

Agus Ainul Yaqin, D. (2016). Budaya Ta’dzim Dalam Perspektif Komunikasi Nonverbal. Educacao e Sociedade, 1(1), 1689–1699. http://www.biblioteca.pucminas.br/teses/Educacao_PereiraAS_1.pdf%0Ahttp://www.anpocs.org.br/portal/publicacoes/rbcs_00_11/rbcs11_01.htm%0Ahttp://repositorio.ipea.gov.br/bitstream/11058/7845/1/td_2306.pdf%0Ahttps://direitoufma2010.files.wordpress.com/2010/
Agustina, M., & Rabi’ah. (2021). Konsep Barakah dalam Tradisi Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Dan Islam Kontemporer, 2(2), 21–29.
Anita Marwing, Nirwana Halide, T., & Muhfudz. (2022). Patronase Politik dalam Perspektif Hukum Islam.
Feny Rita Fiantika et all. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Ferihana, azam syukur rahmatullah. (2023). PEMBENTUKAN ADAB SANTRI BERBASIS KETELADANAN GURU DI PONDOK PESANTREN HAMALATUL QUR ’ AN YOGYAKARTA Ferihana Program Studi Magister Ilmu Agama Islam , Progrm Pascasarjana , Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Azam Syukur Rahmatullah Program Studi Magister. 17(5), 3627–3647.
Jafar, A. Y. A. (2019). Memuliakan Ilmu. In Educacao e Sociedade (Vol. 1, Issue 1).
Ma’arif, S. (2010). Pola Hubungan Patron-Client Kiai dan Santri di Pesantren. Ta’Dib, 15(2), 273–296. https://openrecruitment.radenfatah.ac.id/index.php/tadib/article/view/76
Misbah, M. (2019). Relasi Patronase Kiai-Santri Dalam Ma’Hadutholabah Babakan Tegal. Jurnal Smart (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 05(02), 213–228.
Ngadhimah, M. (2021). “Guruku, Inspirasiku” dalam Agama, Kemanusiaan Dan Keadaban: 65 Tahun Prof. Dr. KH. Muhammad Machasin, MA. In Suka Press. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/20879/1/Book Chapter. TRadisi Literasi di Era Disrupsi. LITERASI DI ERA DISRUPSI.pdf
Roiyan, A. (2023). Perspektif Patronase Edward Aspinal dalam Proses Pemangan Busyro Karim Sebagai Bupati Dua Periode di Kabupaten Sumenep. JRP (Jurnal Review Politik), 13(2), 318–240. https://doi.org/10.15642/jrp.2023.13.2.318-240
Siswanto, I., & Yulita, E. (2019). EKSISTENSI PESANTREN DENGAN BUDAYA PATRONASE (Hubungan Kiai Dan Santri). MITRA ASH-SHIBYAN: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 2(1), 87–107. https://doi.org/10.46963/mash.v2i1.27
Suhnun, M. B. (1972). Kitab Adab al-Mu’llimin.
Syaehotin, S. (2020). Ta’dzim santri kepada kiai (studi makna penghormatan terhadap guru di pesantren). Jurnaal Ilmu Pendidikan Islam, 4(2), 89–102.
Ulum, N. (2021). POLA KOMUNIKASI KYAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DI PESANTREN ASH-SHIDDIQI PUTRI TALANGSARI JEMBER. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 48–62. https://doi.org/https://doi.org/10.56013/fj.v1i1.1099
Zakiah, L. ; F. (2014). Kepercayaan Santri Pada Kiai. Buletin Psikologi, 12(1), 33–43.