Analisis perbandingan pandangan guru PAI berdasarkan gender terhadap penerapan Kurikulum Merdeka

Main Article Content

Karina Isnaini Dhimas Arif Pertama Muhammad Islahul Mukmin

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis komparatif implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di dua sekolah dasar di Kota Malang, dengan tujuan untuk menyelidiki dan membandingkan pandangan guru PAI laki-laki dan perempuan mengenai konsep Merdeka Belajar (Belajar Mandiri), pendekatan pembelajaran yang digunakan, serta hambatan yang muncul selama proses implementasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dengan dua guru PAI berpengalaman yang ada di kota malang, informan pertama guru laki- laki di madrasah ibtidaiyyah dan informan kedua guru perempuan di sekolah dasar negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua guru mengemukakan pandangan positif terhadap kebijakan Merdeka Belajar, meskipun dengan perspektif yang berbeda. Guru laki-laki menyoroti dimensi filosofis dan humanis Kurikulum Merdeka, yang mendorong kemandirian spiritual siswa, sementara guru perempuan menekankan aspek praktis dan emosional pembentukan karakter melalui kegiatan proyek dan kebiasaan nilai-nilai agama. Perbedaan ini menunjukkan bahwa gender mempengaruhi cara guru menafsirkan dan menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi pendidikan Islam dengan memberikan wawasan baru mengenai hubungan antara gender dan orientasi pedagogis dalam kerangka kebijakan pendidikan nasional. Secara praktis, hal ini berarti program pelatihan guru dan kebijakan pendidikan harus mempertimbangkan pendekatan yang lebih fleksibel yang peka terhadap variasi pedagogis berdasarkan gender guna mendukung implementasi yang efektif dari Kurikulum Merdeka.


Article Details

How to Cite
ISNAINI, Karina; PERTAMA, Dhimas Arif; MUKMIN, Muhammad Islahul. Analisis perbandingan pandangan guru PAI berdasarkan gender terhadap penerapan Kurikulum Merdeka. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), [S.l.], v. 10, n. 1, p. 1195-1201, dec. 2025. ISSN 2613-9804. Available at: <https://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/3766>. Date accessed: 03 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.18860/icied.v10i1.3766.
Section
Articles

References

Ahmad, N., & Fauzan, M. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 101–115.
Anshori, M. (2023). Paradigma pendidikan Islam di era merdeka belajar: Tantangan dan peluang. UIN Maliki Press.
Asrori, M. (2022). Konsep humanisasi dalam pendidikan Islam: Relevansi terhadap kurikulum merdeka. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 11(1), 55–70.
Fakar, M. H. W. A. (2024). Pengaruh gaya mengajar guru terhadap pretasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Guru, 5(3). https://doi.org/10.47783/jurpendigu.v5i3.791
Fitriah, L., & Santoso, A. (2023). Tantangan guru dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Al-Tarbiyah: Kajian Ilmu Pendidikan Islam, 13(2), 101–115.
Hasan, H., & Harahap, R. (2023). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Islam dan Karakter, 8(1), 45–58.
Hidayat, A., & Rahmawati, S. (2023). Peran guru Pendidikan Agama Islam sebagai fasilitator dalam kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan Agama Islam (JPAI), 10(2), 132–144.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kuntowijoyo. (1991). Paradigma Islam: Interpretasi untuk aksi. Mizan.
Kurniawati, D., & Wibowo, H. (2022). implementasi pendekatan pembelajaran aktif dalam kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 41(2), 367–380.
Makarim, N. A. (2020). Merdeka Belajar: Konsep dan implementasi dalam sistem pendidikan Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mulyasa, E. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka: konsep, strategi, dan tantangan. PT Remaja Rosdakarya.
Nur, A., & Sari, R. (2022). Konsep dan implementasi pembelajaran berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 7(3), 187–198.
Prasetyo, Y., & Astuti, W. (2023). Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 11(1), 25–36.
Rina, R. A. (2024). An analysis of teacher’s perceptions and challenges in implementing the merdeka curriculum for teaching English reading skills at SMA Negeri 1 Gowa.
Rosyida, N., Isnaini, N., Wulandari, R., Kariadinata, R., & Malik, A. (2024). Model pembelajaran dan gender terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(2), 229-238. https://doi.org/10.21093/jtikborneo.v5i3.6985
Sutherland, J. (2020). Gendered perspectives in teaching: Empathy, rationality, and classroom culture. Educational Studies Review, 38(3), 245–259.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Sekretariat Negara.
Zubaedi. (2021). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana Prenada Media Group.