Revitalisasi tripusat pendidikan berbasis nilai islami melalui model pembelajaran flipped classroom di era society 5.0
Main Article Content
Abstract
Transformasi pendidikan pada era Society 5.0 menuntut sistem pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan teknologi, tetapi juga pembentukan karakter moral dan spiritual peserta didik. Perkembangan digital telah mengubah cara belajar siswa masa kini yang memiliki karakteristik berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka cenderung mudah bosan, kehilangan fokus, dan lebih tertarik pada pembelajaran yang bersifat interaktif dan inovatif. Oleh karena itu, penerapan model flipped classroom dalam sistem blended learning menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan kemandirian, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Namun, di sisi lain, proses digitalisasi pembelajaran tanpa pengawasan orang tua dapat berdampak negatif terhadap nilai-nilai Islami peserta didik karena paparan konten digital yang bersifat universal dan tidak terkontrol. Dalam konteks ini, konsep Tripusat Pendidikan yang digagas oleh Ki Hadjar Dewantara menjadi fondasi penting dalam menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan pembentukan karakter peserta didik. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi pustaka (library research) dan analisis isi (content analysis) terhadap berbagai literatur primer dan sekunder. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menganalisis penerapan model pembelajaran flipped classroom sebagai strategi pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna dalam konteks pendidikan berbasis digital (2) Menggagas konsep Tripusat Pendidikan sebagai fondasi utama dalam mendukung inovasi digitalisasi pembelajaran di era Society 5.0 dan (3) Mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam proses pembelajaran digital melalui sinergi Tripusat Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, model flipped classroom efektif menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab belajar, kedua, sinergi Tripusat Pendidikan mampu memperkuat arah pendidikan digital yang berkarakter, ketiga, integrasi nilai Islami berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara literasi digital dan akhlak peserta didik.
Article Details
References
Alfan Mahmudinata, A. (2021). Analisis Model Pembelajaran Model Flipped Classroom Terhadap Pemahaman Konsep Fikih Pada Masa Pandemi Covid-19. 05.
Angga Alviansyach, Aris Munandar, & Sony Nugratma Hijrawadi. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik SMAN 44 Jakarta. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 9(1), 40–50. https://doi.org/10.21067/jpig.v9i1.9408
Ayunira, L. M. (2024). Pengaruh Pendidikan Terhadap Jiwa Keagamaan Pada Anak. Jmpa, 6(1), 103–111.
Dimas Prasetya. (2022). Peran Literasi Digital Keluarga Dalam Upaya Mengurangi Kecanduan Gawai Pada Anak. 3(1), 167–186.
Ekayana, A. A. G., Muku, I. D. M. K., & Hartawan, I. N. B. (2021). Implementasi Model Pembelajaran Flipped Classroom Pada Mata Kuliah Sensor Tranduser Dalam Pembelajaran Daring. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 11(2), 106–119.
Fauziah, N. A., & Salik, Y. (2021). Tri Pusat Pendidikan Sebagai Pembinaan Akhlak Di Sekolah Dasar Negeri. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 89–98. https://doi.org/10.54069/attadrib.v4i2.146
Ghifari, M. A. Al. (2024). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kolaborasi Tripusat Pendidikan. 7(3), 270–276.
Hasibuan, N. (2024). Transformasi pendidikan karakter.
Ika Sundari, Rizki Hafni Rambe, & Indah Ramadhani Putri. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Pembelajaran PAI di Era Digitalisasi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri. TA’DIBAN: Journal of Islamic Education, 5(1), 65–74. https://doi.org/10.61456/tjie.v5i1.239
Ilahi, M. takdir. (2012). Revitalisasi Penddikan Berbasis MoraL (Rose Kusumaning Putri (ed.); Cetakan I). AR-RUZZ MEDIA.
Khasanah, U., Raden, I., & Lampung, I. (2014). Pandangan Islam Tentang Pernikahan Dini. 1, 306–318.
Kuntum An Nisa Imania, & Siti Husnul Bariah. (2020). Pengembangan Flipped Classroom dalam Pembelajaran Berbasis Mobile Learning pada mata kuliah strategi pembelajaran. Jurnal PETIK, 6(2), 122.
Maesur, A., & Islam, P. A. (2025). Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Digital Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Pada Generasi Z. 8, 2662–2668.
Mahya Fanny, A. (2020). Sinergitas Tripusat Pendidikan Pada Program Penguatan Karakter (PPK) di SD Dalam Pandangan Ki Hajar Dewantara. Edustream: Jurnal Pendidikan, IV(2), 176–183.
Manikowati, M. (2019). Penerapan Model Flipped-Classroom untuk Meningkatkan Performa Guru pada Pelajaran Bahasa Inggris (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Narmada, Nusa Tenggara Barat). Teknodika, 17(2), 48. https://doi.org/10.20961/teknodika.v17i2.34957
Marzuki, M., & Khanifah, S. (2016). Pendidikan ideal perspektif Tagore dan Ki Hajar Dewantara dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 13(2), 172–181. https://doi.org/10.21831/civics.v13i2.12740
Meilisa, R., & Pernanda, D. (2020). Model Pembelajaran Flipped Classroom Pada Mata Kuliah Algoritma Dan Struktur Data. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(3), 571–577.
Metta Mariam, Sulasmi, Azhar Shaka Sandiva, & Sugianto Putra. (2024). Penerapan Metode Flipped Classroom Dalam Kemandirian Belajarpeserta Didik. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 4, 14721–14728.
Munifah. (2020). Rekonsepsi Pendidikan Karakter Era Kontemporer: Konstruk Epistemologis Penguatan Pendidkan Karakter (PPK) di Indonesia Melalui Evaluasi Model CIPP (L. Dodi (ed.); Cetakan Pe). CV CENDIKIA PRESS.
Nurissy. (2025). Sinergi Tri Pusat Pendidikan dalam Membentuk Karakter Anak Menuju Generasi Berintegritas. Al-Qiyadah, 1(1), 17–31. https://doi.org/10.64481/9z5r5j98
Picauly, V. E. (2024). Transformasi Pendidikan di Era Digital: In Indonesian Research Journal on Education (Vol. 4, Issue 3). https://doi.org/10.31004/irje.v4i3.1278
Prahasti, M., Sundari, N., & Mashudi, E. A. (2025). Peran Orang Tua dalam Mengembangkan Literasi Digital Anak Usia Dini : Studi pada TK di Jakarta Timur. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1801–1816. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7285
Rahman, A. (2016). Dampak Negatif Teknologi Digital di Kehidupan Sehari-Hari. Al-Ishlah, 14(1), 18–35.
Ridho, Heri, & Padmi. (2023). Faktor Determinan Penyebab Kejenuhan Belajar Pada Siswa. Jurnal Psikoedukasia, 1(2), 495–507.
Safitri, E. D., Haryati, T., & Abdullah, G. (2025). Optimalisasi Peran Tripusat Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SD Negeri Salamsari Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(3), 2229–2244. https://doi.org/10.38035/jmpis.v6i3.4620
Setiawan, D., & Prastowo, A. (2021). Analisis Kemunculan Sikap Spiritual Dan Sikap Sosial Dalam Kegiatan Pembelajaran Ipa Kelas Iv Sd 77 Rejang Lebong Dalam Menggunakan Ktsp Dan Kurikulum 2013. Waniambey: Journal of Islamic Education, 2(2), 136–151. https://doi.org/10.53837/waniambey.v2i2.187
Sonia Rahmi Nur. (2022). Model Flipped Classroom: Alternatif Pembelajaran Di Era New Normal Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains, 7(1).
Suparman, A., Kusnadi, S., & Adiredja, R. (2023). The Flipped Classroom: A Story from an EFL Classroom in Indonesia. Mextesol Journal, 47(2), 0–2.
Suwahyu, I. (2025). Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pembelajaran Di EraSociety 5.0. REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam, 3(1), 51–60.
Widiyaningtyas, E., Ladoe, T. M., Katupu, M. C., & Tanudjaja, S. (2025). Pendidikan Karakter Sebagai Kunci Kualitas Hidup Siswa : Peran Guru Dalam Pembelajaran. 5(3), 347–369.
Yanuarto, W. N., Jaelani, A., & Purwanto, J. (2021). Flipped Classroom Model: Empowering Digital Literacy for Mathematics Learning in Society 5.0. Indonesian Journal of Science and Mathematics Education, 4(2), 158–171. https://doi.org/10.24042/ijsme.v4i2.9638
Yulianti, Y. A., & Wulandari, D. (2021). Flipped Classroom : Model Pembelajaran untuk Mencapai Kecakapan Abad 21 Sesuai Kurikulum 2013 [Flipped Classroom: A Learning Model for Achieving 21st Century Skills in Line with the 2013 Curriculum]. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan, Pengajaran Dan Pembelajaran, 7(2), 372.