Implementasi dan Tantangan Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar: Kajian Studi Pustaka
Main Article Content
Abstract
Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) berperan sebagai instrumen strategis dalam menjamin keberlangsungan pencapaian standar nasional pendidikan, terutama pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), yang difokuskan pada analisis terhadap berbagai literatur ilmiah, peraturan, serta hasil penelitian terdahulu mengenai implementasi dan tantangan sistem penjaminan mutu pendidikan di Indonesia. Kajian ini memanfaatkan sumber-sumber literatur terbitan tahun 2019 hingga 2025, yang mencakup tiga jurnal nasional mengenai penerapan mutu pendidikan dasar serta satu jurnal yang menyoroti hambatan dalam pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat sekolah dasar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1).Pelaksanaan penjaminan mutu di sekolah dasar telah diterapkan melalui dua mekanisme utama, yakni Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME). SPMI berfungsi membangun budaya mutu secara mandiri di lingkungan sekolah melalui siklus berkelanjutan PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan Mutu). Sementara itu, SPME dijalankan oleh lembaga eksternal seperti BAN-S/M melalui proses akreditasi serta audit mutu. (2) Implementasi sistem penjaminan mutu masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, rendahnya kompetensi tenaga pendidik, kurangnya dukungan pendanaan, belum optimalnya kesesuaian kurikulum, serta lemahnya sinergi di antara para pemangku kepentingan pendidikan. Melalui penelitian ini, peneliti merekomendasikan sejumlah strategi untuk memperkuat mutu pendidikan, di antaranya dengan menetapkan standar mutu yang terukur dan jelas, melakukan pemetaan mutu berdasarkan delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), menyusun rencana pemenuhan mutu secara partisipatif, serta memperkuat mekanisme evaluasi dan audit internal secara berkala. Dengan penerapan nilai-nilai transparansi, kolaborasi, dan kepemimpinan visioner, sistem penjaminan mutu diharapkan dapat terintegrasi sebagai bagian dari budaya kerja sekolah. Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penjaminan mutu pada tingkat pendidikan dasar sangat dipengaruhi oleh konsistensi implementasi kebijakan, kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, serta keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global
Article Details
References
A. Ikhwan. (2016). Manajemen Perencanaan Pendidikan Islam. Journal Edukasi (Pendidikan Islam), 4(1), 128–155.
Asy ari, H., Munawwaroh, Z., & Azmi, U. (2021). Analisis Pelaksanaan Akreditasi Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Pembangunan UIN Jakarta. Jurnal Idarah: Pendidikan Dan Kependidikan, 5(2), 143–162.
Aula. P. (2010). Social media, Reputation Risk and Ambient Publicity Management. Strategy and Leadership, 38(6), 43-49. https://doi.org/10.1108/10878571011088069
Darmaji, Supriyanto, A., Timan, A., & Adha, M. A. (2020). Sistem Penjaminan Mutu Internal Sekolah di Satuan Pendidikan Dasar (Studi Kasus di SD Plus Al-Kautsar Malang). JPDN: Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 5(2), 172–186. https://doi.org/https://doi.org/10.29407/jpdn.v5i2.13190
Dedik, Wibowo, A., Dewi, D. K., & Edith, I. R. (2025). Standar Nasional Pendidikan dan Akreditasi Sekolah/Madrasah. Fatih: Journal of Contemporary Research, 02(01), 557–562.
Dinayanti, A. R., Annazhira, S., Juniar, V., & Marini, A. (2024). Analisis Tantangan Peningkatan Mutu Pendidikan pada Pembelajaran Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Sosial Humaniora, 3(9), 627–636.
Fauji, I., Setiabudi, D. I., Baihaki, A. A., & Ruswandi, U. (2025). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal di Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 1351–1364.
Hasanah, N., Nur, M. A., Rahmatillah, S. A., Darwisa, & Putri, K. H. (2024). Analisis Faktor Penghambat dan Upaya untuk Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(3), 3162–3169.
Latief, M. L. (2018). Teori Manajemen Pendidikan. Kencana.
Malik, A., Milati, E. C., & Faridah, I. (2025). Peran Akreditasi dalam Meningkatkan Penjaminan Mutu Pendidikan. Aksi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 102–112. https://doi.org/https://doi.org/ 10.37348/aksi.v3i2.635
Malik, N. N., & Bahrani. (2025). Evaluasi dan Audit Mutu Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Mutu Terpadu. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 1–5.
Marizal, A. (2016). Menullis Kajian Literatur. Jurnal Etnosia (Etnograsi Indonesia), 01(02), 27.
Mardhiyah, M., Saputra, A., Fahrezi, D. W., Hasri, S., & Sohiron, S. (2023). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal di Sekolah dasar. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(2), 698–705. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.4036
Mubarok, H., & Apriani, N. (2022). Kemampuan Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Hasil Belajar. Journal of Islamic Education El Madan, 2(1), 27-36.
Muslihah, E., Syarifudin, E., Budiarjo, Nurlelah, & Mulyosaputro, P. (2024). Akreditasi Sebagai Upaya Penjaminan Mutu Pendidikan Di Madrasah (Penelitian Di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang). Jurnal Paris Langkis, 5, 132–150. https://doi.org/10.37304/paris.v5i1.15486
Nahrowi, M. (2019). Manajemen Mutu Standar. Jurnal Auladuna, 01(01), 122–133.
Nanang, & Rusman. (2017). Analisis Kebutuhan Pelatihan Standar Penilaian Berbasis Data Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) Pada Jenjang Sekolah Dasar (SD) Di Kota Makassar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 24–37. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/jpipfip.v12i1.20605
Nurharirah, S., & Effane, A. (2022). Hambatan dan Solusi dalam Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan. Karimah Tauhid, 1, 219–225.
Nurhasanah, A., Khansa, N. A., Munawwaroh, S. M., Arfinanti, N., & Sandani, A. (t.t.). Peran Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dalam Mewujudkan Visi Misi Madrasah.
Pandipa, A. K. H. (2019). Kinerja Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMA Negeri 1 Lore Utara. Jurnal Ilmiah Administratie, 12(1), 6–8.
Rahwati, D. (2019). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar. 3(1).
Ranisa, S., Suriansyah, A., & Purwanti, R. (2025). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan, 4(2), 263–277.
Sammara, R., & Hasbi, H. (2023). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan dala Meningkatkan Mutu Pendidikan. Kelola: Journal of Islamic Education Management, 8(1), 45–58. https://doi.org/10.24256/kelola.v8i1.3569
Sawaluddin, S. (2018). Konsep Evaluasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 3(1). https://doi.org/10.25299/althariqah.2018.vol3(1).1775
Sawaluddin, S. (2021). Evaluasi Pembelajaran Terintegrasi. Journal of Islamic Education El Madani, 1(1), 43–55. https://doi.org/10.55438/jiee.v1i1.15
Shalahuddin, M., Arromy, M. M., Ruswandi, U., & Arifin, B. S. (2025). Analisis Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) di Sekolah Menengah Atas. 14(1).
Sudarajat. (2022). Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Sekolah. JIECO: Journal of Islamic Education Counseling, 2(1), 30–43.
Suparlan. (2013). Manajemen Berbasis Sekolah dari Teori sampai dengan Praktik. PT Bumi Aksara.
Susanti, H. (2021). Manajemen Pendidikan, Tenaga Kependidikan, Standar Pendidik, dan Mutu Pendidikan. Asatiza: Jurnal Pendidikan, 2(1), 33–48. https://doi.org/10.46963/asatiza.v2i1.254
Yuhasnil. (2020). Manajemen Kurikulum dalam Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan. Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT), 3, 214–221. https://doi.org/10.31539/alignment.v3i2.1580
Yumesri, Elwida, M., & Sudur. (2024). Tantangan Akreditasi Sekolah di Era Digitalisasi Pendiidikan. Innovate: Journal of Social Science Research, 4(4), 13411–13425.