Reaktualisasi Budaya Perdamaian di Pesantren Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Mencegah Kekerasan dan Perundungan di Kalangan Santri

Main Article Content

Sutomo Sutomo Muchlas Maulana Nanik Ulfa

Abstract

Kasus kekerasan dan perundungan di lembaga pendidikan berbasis agama, termasuk pesantren, masih menjadi perhatian serius. Data dari Jaringan Pemantauan Pendidikan Indonesia (JPPI) tahun 2024 melaporkan bahwa 36% kasus kekerasan terjadi di sekolah agama, dengan 20% terjadi di pesantren. Situasi ini menuntut strategi komprehensif untuk menumbuhkan budaya perdamaian. Studi ini meneliti aktualisasi budaya perdamaian di Pesantren Miftahul Huda III di Kepanjen, Malang, dengan fokus pada internalisasi nilai-nilai Islam untuk mencegah kekerasan dan perundungan di kalangan santri. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pengasuh, guru, dan siswa. Temuan menunjukkan bahwa pengasuh diniyah menumbuhkan akhlakul karimah melalui pendidikan berbasis kitab kuning, didukung oleh strategi struktural seperti bimbingan bertingkat dan peraturan, serta strategi budaya melalui kegiatan keagamaan. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang teladan, visi pesantren yang menekankan karakter mulia, dan pendidikan moral yang konsisten, sementara tantangan muncul dari emosi remaja, budaya senioritas yang mengakar, dan pemahaman yang terbatas di kalangan siswa baru. Studi ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam, khususnya disiplin, kasih sayang, dan rasa hormat kepada sesama, memainkan peran penting dalam membangun budaya perdamaian yang berkelanjutan dan mencegah kekerasan dalam kehidupan pesantren.


Article Details

How to Cite
SUTOMO, Sutomo; MAULANA, Muchlas; ULFA, Nanik. Reaktualisasi Budaya Perdamaian di Pesantren Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Mencegah Kekerasan dan Perundungan di Kalangan Santri. Proceeding of International Conference on Islamic Education (ICIED), [S.l.], v. 10, n. 1, p. 1474-1481, dec. 2025. ISSN 2613-9804. Available at: <https://conferences.uin-malang.ac.id/index.php/icied/article/view/3795>. Date accessed: 03 feb. 2026. doi: https://doi.org/10.18860/icied.v10i1.3795.
Section
Articles

References

Anam, M. (2022). Pendidikan karakter santri melalui kitab kuning di pesantren tradisional. Deepublish.
Anwar, A. (2021). Peran pesantren dalam menanamkan nilai anti-kekerasan pada santri. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2).
Aprilia, A. (2023). KEWAJIBAN DAN HAK ALIMENTASI ANAK TERHADAP PENELANTARAN ORANG TUA YANG TELAH LANJUT USIA. Al Qisthas Jurnal Hukum Dan Politik, 13(2), 21–35. https://doi.org/10.37035/alqisthas.v13i2.7174
Aziz, M. (2021). Integrasi Nilai Anti-Kekerasan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pesantren Tradisional. Deepublish.
Fauzan, R. (2021). Manajemen pengasuhan santri berbasis kolaboratif di pondok pesantren. Jurnal Kepesantrenan, 5(1).
Fauzi, R. (2020). Metode Sorogan dan Bandongan dalam Penguatan Karakter Santri di Era Modern. Alfabeta.
Hasanah, N. (2020). Peran Pengasuh Pesantren dalam Pembinaan Akhlak Santri. UIN Maulana Malik Ibrahim Press.
Hasanah, R. (2022a). Evaluasi Pembelajaran Diniyah dalam Pengembangan Budaya Damai di Pesantren. UIN Press.
Hasanah, R. (2022b). Psikologi Remaja Pesantren: Tantangan dan Strategi Pembinaan Karakter Islami. Alfabeta.
Hidayat, M. (2023). Strategi pembinaan akhlak di pesantren salafiyah. Rajawali Pers.
Hisbidaturrosidah, H., Apriza, L., Cahyani, S., Vebriana, A. P., & Kurnia, A. (2025). Penguatan Sistem Manajemen Sosial Pesantren dalam Mewujudkan Lingkungan Anti-Bullying Melalui Pendekatan Ukhuwah Diniyah Islamiyah. Welfare: Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Inayati, I N. (2021). Tantangan Dan Inovasi Pelaksanaan Model Sekolah Ramah Anak Di Masa Pandemi Covid 19. Preschool: Jurnal Perkembangan Dan Pendidikan Anak, 3(1), 32–39.
Inayati, Isna Nurul, Rofik, A., Islam, U., Rahmat, R., Ngajum, K., Malang, K., & Kesiswaan, M. (2020). Konstruksi budaya damai berbasis manajemen kesiswaan dalam model sekolah ramah anak. V(May), 1–14.
Inayati, Isna Nurul, & Trianingsih, R. (2019). RELEVANSI PENDEKATAN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF DI SD/MI DENGAN KONSEP MADRASAH/SEKOLAH RAMAH ANAK. TARBIYATUNA: Kajian Pendidikan Islam, 3(2), 139–153.
Maryam, S., & Fatmawati, F. (2024). Kematangan emosi remaja pelaku bullying. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling.
Mulyadi, R. (2021). Pendidikan Karakter di Pesantren: Pendekatan Kitab Kuning dan Implementasi Nilai Moral Islam. Prenadamedia Group.
Nashir, H. (2019). Budaya Damai di Lembaga Pendidikan Islam: Studi Kasus Pesantren di Jawa Timur. UIN Sunan Ampel Press.
Nurdin, A. (2019). Nilai-nilai moral dalam kitab Riyadhus Sholihin sebagai dasar pembinaan karakter santri. Alfabeta.
Rahman, A. (2020). Implementasi Nilai-Nilai Hablumminannas dalam Pendidikan Diniyah. UMM Press.
Rahmawati, D. (2020). Visi akhlak pesantren dalam mewujudkan lingkungan pendidikan ramah anak. Jurnal Pendidikan.
Saputra, A., & Lestari, N. (2021). Psikologi remaja pesantren: Tantangan dan solusi pembinaan emosi. Ar-Ruzz Media.
Syamsuddin, I. (2020). Pendidikan disiplin dan sanksi mendidik di lembaga pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia.
Wahid, A., & Prasetiya, B. (2024). PERAN MODEL KETELADANAN PENGASUH PONDOK PESANTREN AL IHSAN TERHADAP AKHLAK SANTRI. AL-MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan.
Zainuddin, A. (2022). Budaya Damai di Lembaga Pendidikan Islam: Upaya Pencegahan Kekerasan dan Bullying di Pesantren. Deepublish.